Chelsea 0-0 Arsenal: Keanehan Arsenal - OffsideID
Berita

Chelsea 0-0 Arsenal: Keanehan Arsenal

Laga besar mempertemukan sesama klub dari London pada gameweek 5 Premier League. Chelsea, sang juara bertahan meladeni gerombolan meriam dari utara, Arsenal (17/9).

Pertandingan yang diramalkan banyak terjadi gol itu, ternyata berjalan diluar ekspektasi. Tidak ada gol yang tercipta, walau pertandingan berjalan lumayan terbuka dan saling serang.

Chelsea hampir mencetak gol pada menit 21 setelah Pedro menerima umpan dari Cesc Fabregas. Sayang, meski mantan pemain Barca itu lolos dari jebakan offside, dia gagal menaklukan Petr Cech. Menjelang akhir babak pertama, giliran Arsenal yang hampir berbahagia.

Aaron Ramsey yang merangsek ke kotak penalti Chelsea, berhasil melepaskan sontekan ringan ke sudut kiri bawah gawang Thibaut Courtois. Namun apesnya, tendangan Ramsey membentur tiang gawang dan bola segera disapu oleh Gary Cahill hingga babak pertama hasilnya skor kacamata.

Sang tamu, Arsenal justru lebih terlihat banyak menyerang di keseluruhan laga itu. Beberapa kali upaya-upaya anak asuh Arsene Wenger itu mengancam gawang Chelsea di babak kedua. The Gunners bisa saja unggul andai gol Skhodran Mustafi pada menit 75 tidak dianulir wasit karena offside.

Menjelang laga berakhir, David Luiz menerima kartu merah setelah tekelnya tepat mengenai kaki bek kiri Arsenal, Sead Kolasinac di menit 87. Untungnya meski hanya 10 pemain, Chelsea berhasil menahan gempuran Arsenal hingga laga berakhir. Skor 0-0.

Statistik:

Chelsea v Arsenal

Penguasaan bola: 51% – 49%
Tendangan: 13 – 11
Tendangan tepat sasaran: 4 – 2

****

Chelsea sebagai kubu tuan rumah tampil tidak dengan kekuatan penuh. Manajer Antonio Conte masih belum berani memainkan Eden Hazard sejak menit pertama dan memilih mencadangkan pemain tim nasional Belgia itu. Sebagai gantinya Willian, pemain asal Brasil yang akhirnya menggantikan posisi Hazard sejak menit pertama.

Arsenal juga demikian. Wenger lebih memilih Alexander Iwobi dan Danny Welbeck untuk mendampingi Alexandre Lacazette di lini depan. Sang profesor tidak membawa Mesut Oezil dan hanya memasukkan Alexis Sanchez di daftar pemain pengganti.

Pilihan Wenger dengan Welbeck dan Iwobi jelas mengundang tanda tanya. Untuk menghadapi pertandingan besar seperti derbi London, kenapa tidak pemain inti yang diturunkan sejak menit pertama. Tanpa bermaksud memandang remeh Welbeck dan Iwobi, kualitas Oezil dan Sanchez tentu jauh lebih baik.

Arsene Wenger baru memasukkan Alexis Sanchez pada menit 66 dengan menggantikan Alexandre Lacazette, yang tampaknya masih kesulitan beradaptasi di sepakbola Inggris. Padahal pemain ini dibeli seharga 47,7 juta paun.

Melihat gelagat Wenger ingin meningkatkan serangan dengan Sanchez, Conte bereaksi dengan menurunkan Eden Hazard menggantikan Willian di menit 70. Tetapi sampai akhir laga, gol pun tetap saja tidak hadir.

Ada keanehan pada laga ini. Arsenal bermain dengan berani meski menyimpan beberapa pemain andalan di lini depan. Entah apa maksud Arsene Wenger dengan mencadangkan Sanchez dan tidak mendaftarkan Oezil dalam skuat kala bertandang ke Stamford Bridge. Tetapi justru mereka yang lebih terlihat ingin menang daripada Chelsea.

Mentalitas para pemain Arsenal mungkin terangkat, kala menjalani partai besar atau derbi dengan tim satu kota. Ini mentalitas yang tepat, setelah musim lalu Arsenal banyak menuai hasil tidak memuaskan kala melawan sesama tim besar.

Namun, ketika melawan tim yang lebih kecil justru mereka kadang kesulitan. Tentu ini menjadi pekerjaan rumah yang gampang-gampang susah bagi Arsene Wenger, membuat mentalitas pemain agar tepat sesuai laga yang akan dihadapi. Bisa kan, Opa Wenger?

Click to comment

Leave a Reply

Terpopuler

To Top