Berita

Piala Dunia Rusia 2018: Bedah Kekuatan Antar Grup (Bagian 1)

Berhubung liga-liga top Eropa sudah hampir berakhir dan sebagian besar sudah memastikan diri sebagai juara, maka tak apalah kiranya pembicaran tentang kompetisi klub kita sudahi sampai di sini secara prematur. Apa lagi yang perlu diulas? Manchester City yang superior? Barcelona yang masih mempertahankan rekor tak terkalahkan di Liga dengan 40 kemenangan beruntun? Atau media bias yang memiliki agenda tersendiri dan menyudutkan Jose Mourinho dan Manchester United? Bagaimana jika selama beberapa pekan kedepan, kami menyajikan panduan yang berkaitan dengan perhelatan akbar 4 tahunan sekali, Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia. Ya, anggap saja sebagai bahan acuan bagi kalian yang hobi dengan data analisis dan selalu membaca berita bola Piala Dunia. Deal? Baiklah. Here we go…

Grup A:

  • Rusia
  • Arab Saudi
  • Mesir
  • Uruguay

Menjadi tuan rumah bukan suatu jaminan lolos dari babak penyisihan grup. Kondisi ini juga berlaku bagi Rusia. Secara statistik, tim nasional besutan Stanislas Cherchesov ini tak pernah lolos dari babak penyisihan grup dalam lima turnamen terakhir yang pernah mereka ikuti. Pemain yang diboyong Cherchesov pun tak bisa lagi dibilang muda. Beberapa veteran masih akan menghiasi skuat Rusia. Sebut saja striker Pavel Pogrebnyak atau eks Chelsea yang sekarang entah bermain di klub mana: Yuri Zhirkov. Tapi, itu tak lantas membuat Rusia akan menjadi tim tuan rumah kedua yang tereliminasi di babak penyisihan grup setelah Afrika Selatan (2010).

Kandidat terkuat di Grup A tentu saja disematkan kepada tim nasional Uruguay. Tim asuhan Oscar Tabarez ini memiliki catatan impresif. Dari total delapan pertandingan terakhir di babak penyisihan grup Piala Dunia, Uruguay hanya kalah satu kali, itupun terjadi empat tahun lalu, saat mereka takluk atas Kosta Rika. La Celeste, julukan Uruguay sudah pasti akan mengandalkan ketajaman dua bomber top mereka, Edinson Cavani dan Luis Suarez. Cavani, sepanjang babak kualifikasi Piala Dunia membukukan 10 gol. Sementara Suarez, striker yang menjadi tandem Lionel Messi di Barcelona ini telah menyumbang 7 gol dari total 13 gol yang pernah dicetak Uruguay di Piala Dunia.

FILE PHOTO: Football Soccer – African Cup of Nations – Semi Finals – Burkina Faso v Egypt- Stade de l’Amitie – Libreville, Gabon – February 1, 2017. Egypt’s Mohamed Salah celebrates after the game Reuters / Amr Abdallah Dalsh Livepic / File Photo – RTS1865H

Arab Saudi dan Tim Nasional Mesir adalah dua tim kuda hitam yang siap menjegal Rusia dan Uruguay. Khusus bagi Arab Saudi, ini adalah turnamen kelima mereka dan yang pertama sejak terakhir kali tahun 2006 silam. Menariknya, sepanjang kiprah di kancah Piala Dunia, negara penghasil minyak terbesar dunia ini tak pernah menang sejak kemenangan terakhir mereka di tahun 1994 kontra Belgia (skor 1-0). Mesir, di sisi lain akan sangat bergantung pada magis Mohamed Salah. Tanpa mengesampingkan kontribusi 10 pemain Mesir lainnya, berkat Salah lah sehingga Mesir bisa merasakan kembali atmosfer Piala Dunia yang tak pernah mereka rasakan sejak 1990 silam.

Prediksi: Uruguay dan Mesir lolos ke babak knockout.

Grup B:

  • Portugal
  • Spanyol
  • Maroko
  • Iran

Jika ada yang menobatkan Grup B sebagai grup neraka, rasanya sah-sah saja karena ini adalah grup yang mempertemukan dua raksasa dan kampiun Eropa. Spanyol akan menghadapi Portugal di partai pembuka grup. Secara materi, tidak ada yang lebih superior di antara kedua tim ini. Lain halnya jika kita berbicara mengenai mental. Portugal, 2 tahun lalu menobatkan diri sebagai juara Eropa usai menyingkirkan tim nasional Prancis dengan skor tipis 1-0. Ini tentu saja merupakan modal yang sangat berharga. Apalagi, skuat yang ada saat ini merupakan mereka yang dibawa pada Euro lalu. Khusus bagi Ronaldo, winger-merangkap striker ini menyumbang gol lebih banyak dari pemain lainnya sepanjang babak kualifikasi dengan torehan 18 gol.

rusia

Senjata rahasia Seleccao tentu saja Cristiano Ronaldo, striker 33 tahun yang sama sekali tidak terlihat seperti pemain yang usianya di atas 30 tahun. Sementara Spanyol, pengalaman buruk di Brazil 4 tahun lalu tentu tak ingin terulang kembali saat Andres Iniesta cs harus angkat koper lebih awal setelah harus tersisih di babak penyisihan grup. Tak ada lagi nama Iker Casillas di sana. David De Gea akan menjadi benteng terakhir pertahanan La Furia Roja. Sergio Ramos dan Gerard Pique sepertinya akan tetap menjadi pilihan utama Julen Lopetegui. Poros lini tengah Spanyol kemungkinan besar akan menjadi tanggung jawab Marco Asensio, David Silva, Sergio Busquets, dan Isco. Sementara di lini depan, Lopetegui memiliki banyak opsi, termasuk Alvaro Morata, Diego Costa, Aritz Aduriz, hingga Jonathan Viera.

Bagaimana dengan Maroko dan Iran? Mengharapkan kejutan rasanya akan sedikit sulit. Piala Dunia Rusia 2018 adalah yang pertama kalinya bagi Maroko setelah 20 tahun terakhir lalu mereka lolos ke putaran final Piala Dunia (1986). Tapi ada satu hal yang menarik dari sejarah Maroko di Piala Dunia. Mereka pernah mengalahkan Portugal dengan skor 3-1 di tahun terakhir mereka, kala itu.

Iran? Terakhir kali lolos Piala Dunia tahun 1998, hanya menang sekali kontra Amerika Serikat (skor 1-0). Jadi, ndak usah terlalu berharap lah. Kecuali Carlos Queiroz punya ramuan jitu untuk menetralisir pergerakan Cristiano Ronaldo, mungkin kans itu akan jauh lebih besar….

Prediksi: Portugal dan Spanyol lolos, dengan Spanyol sebagai juara grup.

 

Bersambung….

Click to comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler

To Top