Half Time

Lima Dosa Besar Klub Premier League Di Transfer Musim Panas

premier league

Tersisa dua bulan lagi hingga transfer musim dingin Januari resmi dibuka. Tapi sebelum menebak-nebak siapa saja pemain yang akan hengkang pada Januari nanti, ada baiknya jika kita kembali melihat aktivitas transfer klub Premier League di musim panas lalu. Kali ini kita akan melihat lima dosa besar yang dilakukan oleh klub Premier League di summer transfer kemarin.

Everton yang gagal mencari pengganti Romelu Lukaku

dosa klub premier league

Ketika Manchester United datang dengan tawaran 75 juta pounds, Everton tak bisa mengatakan tidak. Pertimbangannya adalah dana 75 juta pounds setidaknya bisa diinvestasikan untuk mendatangkan beberapa pemain yang kualitasnya sama dengan Lukaku. The Toffees kemudian menghabiskan dana yang berlimpah tersebut dengan merekrut Jordan Pickford, Michael Keane, Davy Klaassen, dan Gylfi Sigurdsson. Ini adalah hal yang lucu, karena keempat pemain tersebut sama sekali bukan striker, dan Everton sejatinya butuh striker untuk menggantikan posisi Lukaku. Wayne Rooney yang disinyalir menjadi bagian dari barter kepindahan Lukaku ke Old Trafford ternyata tidak bisa diharapkan. Dan ini yang kemudian menjadi salah satu alasan dibalik buruknya performa Everton sepanjang musim ini.

Chelsea yang menjual Nemanja Matic ke Manchester United

dosa besar klub premier league

Salah satu dosa terbesar Chelsea selain memboyong Fernando Torres beberapa tahun lalu adalah saat mereka memutuskan menjual Nemanja Matic ke Manchester United. Mengharapkan seorang N’Golo Kante sebagai pemain yang menjaga kedalaman lini tengah adalah sebuah kesalahan. Lihat saja apa yang terjadi saat The Blues kepayahan mencari pemain untuk menggantikan peran Kante yang cedera. Bagi United, Matic adalah pemain yang benar-benar bisa diharapkan untuk menjaga lini tengah. Musim ini, gelandang Serbia berhasil membuktikannya, dan oleh fans United, Matic dianggap sebagai player of the season sejauh ini.

Slaven Bilic yang Meyakinkan West Ham agar Memboyong Marko Arnautovic

dosa besar klub premier league

Menurut Slaven Bilic, Marko Arnautovic adalah salah satu pemain terbaik yang harus didatangkan West Ham di transfer musim panas. Permintaan Bilic kemudian dikabulkan oleh pemilik klub. Dana 20 juta pounds, sekaligus menjadi rekor transfer klub kemudian  digelontorkan untuk memboyong pemain Austria. Arnautovic kemudian digadang-gadang sebagai pemain kunci d The Hammers bersama dengan Javier Hernandez. Sayang, Arnautovic gagal memenuhi ekspektasi tersebut. Hanya bermain tujuh pertandingan, dan tak satupun gol atau assists yang pernah dibukukannya. Satu-satunya pencapaian Arnautovic bersama West Ham adalah kartu merahnya saat bersua Southampton. Dan ini menjadi salah satu alasan mengapa Bilic dipecat awal pekan lalu.

Liverpool yang Gagal Mengontrak Virgil Van Dijk

dosa besar klub premier league

Oke. Gagalnya Liverpool memboyong Virgil Van Dijk sudah bukan hal yang baru lagi. Dan ini kemudian berakibat pada bobroknya performa The Reds. Sebelum jendela transfer musim panas dibuka, Liverpool sudah memantapkan incaran mereka pada Van Dijk. Hanya saja niat itu tak kunjung terealisasi. Alih-alih mengalihkan mengubah haluan dan mencari pengganti yang sepadan, Klopp tetap bergeming dan HANYA ingin Van Dijk. Ini yang kemudian menjadi sebuah blunder fatal. Dejan Lovren dan Ragnar Klavan gagal memperlihatkan performa yang impresif. Statistik mencatat, di antara 10 tim teratas di klasemen Premier League saat ini, hanya Watford yang memiliki kebobolan yang lebih banyak dari Liverpool (17 kemasukan). Dan untuk yang kesekian kalinya, Liverpool sepertinya harus gigit jari dalam hal perburuan gelar liga.

Dear Klopp, striker saja tidak cukup membuatmu menjuarai Premier League. Camkan itu!

Arsenal yang Mempertahankan Alexis Sanchez

dosa besar klub premier league

Saat jendela transfer musim panas mendekati penutupan, kabar mengenai Alexis Sanchez ke Manchester City sepertinya tinggal menunggu waktu saja, dengan catatan Arsenal berhasil mendapatkan tanda tangan Thomas Lemar yang diproyeksikan sebagai pengganti Sanchez nantinya. Namun, The Gunners gagal meyakinkan Lemar yang berarti Sanchez harus bertahan di Emirates. Transfer saga Sanchez ini kemudian menjadi pedang bermata dua bagi Arsenal. Mempertahankan pemain yang hatinya sudah tak lagi sepenuhnya didedikasikan untuk klub asal London adalah sebuah kesalahan. Saat Arsenal menghadapi Man City beberapa waktu lalu, etos kerja Sanchez tak lagi seperti dulu. Parahnya lagi, sang pemain tak kunjung menandatangani kontrak baru, yang berarti Arsene Wenger harus siap-siap kehilangan aset terbesarnya di musim panas nanti secara gratis.

Bad deal, Arsene…Bad deal…

Click to comment

Leave a Reply

Terpopuler

To Top