Half Time

SPAL: Gairah Sepakbola Membawanya Ke Puncak Tertinggi

SPAL-offside-id
Foto: www.espnfc.com

Italia memiliki klub promosi yang namanya mungkin sangat asing ditelinga kita para penikmat sepakbola di Indonesia.  Societa Polisportiva Ars et Labor 2013 adalah nama kepanjangan SPAL, klub yang sudah tiga kali didirikan ulang karena sempat bangkrut ini.

Kisah suksesnya menembus kasta tertinggi Serie A Italia, layak kita acungi jempol.  Bukan karena mulusnya langkah mereka yang harus kita apresiasi, tetapi justru karena jalan suksesnya yang penuh liku dan penuh kegairahan dalam sepakbolalah yang membuat klub berjuluk Biancazzurri (Si Putih Biru) layak mendapatkan pujian dari seluruh penikmat sepakbola di dunia.

Walter Mattioli dan Simone Colombarini adalah duet presiden klub dan direktur klub yang memiliki catatan unik.  Mereka berdua merupakan petinggi klub pertama dalam sepanjang sejarah sepakbola Italia, yang berhasil membawa sebuah klub berlaga dari liga amatir, hingga ke kasta tertinggi Serie A.  Bukti nyata gairah sepakbola berhasil membawa mereka ke puncak keberhasilan.  Bermain di kasta sepakbola tertinggi Italia tentu sebuah pencapaian luar biasa bagi klub yang bermarkas di provinsi Ferrara yang hanya berpenghuni sekitar 130.000 jiwa ini.

Meskipun namanya terdengar asing, namun SPAL sebenarnya telah 22 kali merasakan ketatnya atmosfir Seria A.  Meskipun pada awalnya didirikan pada 1907, namun klub ini pernah mengalami kebangkrutan dan sempat didirikan kembali pada 2005 silam.  Namun karena kondisi klub yang belum stabil dan selalu berkompetisi di kasta ketiga dan keempat, akhirnya klub ini dinyatakan bangkrut kembali.  Tahun bersejarah bagi SPAL adalah pada akhir musim 2012/2013.  Kala itu terjadi penggabungan klub SPAL dengan klub Giacomense yang merupakan tonggak awal kesuksesan klub yang pernah menjadi runner-up Coppa Italia pada musim 1961/1962 ini.

Kiprah mereka di kancah Serie A tampaknya cukup menjanjikan.  Meskipun kompetisi baru dimulai, namun mereka sudah menunjukkan bahwa mereka datang dari Serie B menuju ke Serie A, bukan hanya ingin sekedar mampir sebentar lantas turun kasta lagi.  Pertandingan perdana mereka musim ini berakhir dengan skor sama kuat 0 – 0 melawan Lazio, kemudian disusul dengan kemenangan 3-2 atas Udinese, dan menjadikan mereka bertengger di peringkat ke – 7 klasemen sementara.

SPAL-fans-offside-id

Dukungan penuh dari para suporter fanatik SPAL. Sumber foto: www.espnfc.com

Selain gairah yang ditunjukkan dari para orang yang terlibat di internal klub, para supporter di provinsi Ferrara juga memberikan dukungan penuh bagi SPAL. “Di Ferrara, kami tidak hanya pergi ke stadion.  Kami akan mengatakan kami akan pergi mendukung SPAL.  Klub ini adalah segalanya.” Ujar salah satu pendukung tim yang bermarkas di Stadio Paolo Mazza ini.

Kesuksesan baru sudah menanti mereka di depan.  Entah akan cukup hanya bertahan di Serie A, atau bahkan bisa bersaing di papan tengah atau papan atas tentu akan bergantung pada racikan pelatih Leonardo Semplici, dukungan para petinggi klub serta para supporter fanatik mereka.

 

Semoga terus bergairah SPAL!!

Click to comment

Leave a Reply

Terpopuler

To Top