Piala Dunia 2018

Schmeichel: Inggris Main Buruk di Babak Kedua

Inggris

Kyle Walker seharusnya layak diganjar kartu merah setelah melanggar pemain Tunisia di kotak penalti. Setidaknya begitu pendapat dari Peter Schmeichel. Opini Schmeichel tentang Walker harus diusir keluar lapangan cukup beralasan, karena pemain bertahan timnas Inggris tersebut dengan sengaja menyikut wajah striker Tunisia, Fakhreddine Ben Youssef di menit ke-35. Walker sendiri sempat melayangkan protes dan merasa tak ada yang salah dengan pelanggaran yang dilakukannya. Meski begitu, pengadil lapangan tetap menghadiahinya kartu kuning, dan tendangan penalti yang pada akhirnya sukses dikonversi oleh Ferjani Sassi.

Kepada media Russia Today, Schmeichel yang merupakan eks penjaga gawang timnas Denmark ini mengatakan: “Sangat jelas penalti. Dia sungguh-sungguh dengan sengaja menjatuhkannya dan Walker sangat beruntung dan hanya mendapat kartu kuning, karena menurut aturan, jika seorang pemain menyikut pemain lain, pemain yang bersangkutan harus diganjar kartu merah.”

Lebih lanjut, The Great Dane turut senang karena pada akhirnya Inggris berhasil meraih kemenangan. Jika kemenangan tersebut gagal mereka dapatkan, para pemain harus siap dengan konsekuensi menjadi sasaran empuk bagi media Inggris.

“Untung saja mereka menang. Saya turut senang atas hasil ini karena jika mereka gagal meraih kemenangan, dalam beberapa hari kedepan akan menjadi mimpi buruk bagi mereka. Para pemain akan dihukum oleh media Inggris.”

“Tapi saya tak yakin apakah mereka telah sepenuhnya lepas dari cercaan media, karena permainan Inggris di babak kedua sangat buruk. Cara mereka bermain sama sekali tidak menjanjikan untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. Di babak pertama, mereka bermain bagus, menciptakan banyak peluang. Tapi di babak kedua, sangat buruk. Jesse Lingard memiliki empat peluang yang seharusnya bisa berbuah empat gol, tapi itu tidak terjadi.”

via Skysports.com

Click to comment

Leave a Reply

Terpopuler

To Top