Serba 11

Jika Sporting Lisbon Tidak Menjual Pemain Kunci Mereka…..

mantan pemain sporting lisbon yang dijual

Jika kalian jeli mengamati geliat sepakbola Eropa dan tidak terpaku hanya pada satu liga, kalian pasti akan menyadari kalau dalam beberapa tahun terakhir klub yang berasal dari Portugal mayoritas didominasi oleh Porto atau Benfica, mungkin sesekali Braga mengganggu dominasi keduanya. Sepintas memang hal yang biasa-biasa saja bukan? Tapi pernahkah kalian bertanya-tanya tentang satu klub besar lainnya bernama Sporting Lisbon, atau yang belakangan dikenal dengan nama Sporting CP?

Hingga musim 2016-17 bergulir, Sporting CP masih kesulitan bersaing dengan rival-rival lainnya di liga. Faktanya, klub ini terakhir kali juara liga pada tahun 2002 silam. Sungguh luar biasa.

Untuk musim ini, skuat Sporting tidak banyak dihiasi oleh wajah-wajah kelas dunia. Hanya Adrien Silva dan William Carvalho saja yang terkenal di antara pemain-pemain lainnya. Tapi hal ini tidak berarti Sporting adalah klub yang tidak pernah memproduksi talenta-talenta hebat. Sebaliknya, Sporting merupakan salah satu klub yang memiliki track-record menghasilkan pemain-pemain bintang yang kemudian dijual ke klub Eropa lainnya.

Nah, beberapa waktu yang lalu, Squawka mencoba membedah seperti apa kekuatan Sporting CP andai mereka tetap mempertahankan pemain-pemain kunci mereka. Ini dia, Sebelas Pemain Terbaik Yang Pernah Dimiliki Sporting.

Rui Patricio (GK)

400 penampilan di semua ajang kompetisi. Penjaga gawang 28 tahun hingga detik ini masih setia dengan tim hijau-putih, dan mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda klub.

Cedric Soares (RB)

Musim panas 2015/16, Southampton memboyong Cedric setelah Sporting melepasnya dengan harga 4.7 juta pounds. Ini adalah pembelian yang jitu karena full back yang usianya masih 25 tahun ini menjadi salah satu pemain utama Claude Puel di sisi kanan pertahanan. Hingga pekan ke-28, Soares sudah diturunkan sebanyak 20 kali sebagai pemain inti.

Jose Fonte (CB)

Saat masih berseragam Sporting, Jose Fonte bukanlah pemain utama. Ia bolak balik dipinjamkan ke beberapa klub kecil di Portugal. Tahun 2007, Fonte dipinjamkan ke Crystal Palace sebelum akhirnya statusnya dipermanenkan The Eagles. Saat ini Fonte bereuni dengan Cedric di Southampton, dan masih dipercaya oleh Puel di sentra lini tengah pertahanan.

Eric Dier (CB)

Benfica’s Maicon (left) battles for the ball with Sporting Lisbon’s Eric Dier (centre) as teammate Lucho Gonzalez (right) looks on

Salah satu penyesalan terbesar Sporting selain melepas Cristiano Ronaldo adalah merelakan kepergian Eric Dier hanya dengan mahar 4 juta pounds di tahun 2014 lalu. Saat ini, Dier, yang bisa bermain di beberapa posisi beberapa kali jadi langganan Mauricio Pochettino di Tottenham Hotspur.

Marcos Rojo (CB)

United mendatangkan Rojo dari Sporting tahun 2014 lalu, tak lama setelah Piala Dunia berakhir.  Louis Van Gaal kepincut dengan gaya mainnya yang taktis, maka dihabiskanlah dana 16 juta pounds untuk pemain yang perawakannya lebih mirip personil band indie. Dua setengah tahun di Manchester United, Marcos Rojo sudah bermain lebih dari 50 pertandingan.

William Carvalho (DM)

Usianya 24 tahun, dan William Carvalho adalah deputi kapten Rui Patricio. Carvalho adalah pemain yang selalu jadi langganan utama Seleccao di ajang Internasiontal. Pertanyaan: Akankah gelandang bertahan ini tergiur dengan iming-iming gaji besar dan meninggalkan klub yang bermarkas di Lisbon itu?

Joao Mario (CM)

Tahukah kalian berapa banyak uang yang dihabiskan FC Internazionale saat berusaha mendapatkan tanda tangan Joao Mario, musim panas lalu? 40 juta euro, plus 5 juta euro sebagai bonus. Apakah memang Joao Mario ini bagus? Mungkin saja. Tapi sepertinya ia salah dalam memilih klub. Sebagai catatan, usianya masih 23 tahun, dan sama halnya seperti Carvalho, Joao Mario adalah langganan tim nasional.

Joao Moutinho (CM)

Enam tahun di klub, kemudian pindah ke klub rival, FC Porto. Mungkin Joao Moutinho bukan pemain yang diidolakan oleh fans. Setelah menghabiskan tiga musim di Porto, Moutinho kemudian hengkang ke AS Monaco (25 juta euro) dan masih tetap di Monaco hingga saat ini. Di level nasional, Moutinho sudah mengoleksi 94 caps untuk Portugal.

Nani (RW)

Tiga tahun setelah Cristiano Ronaldo dibeli Man United, Sir Alex Ferguson kembali ke Lisbon dan mengajukan penawaran untuk merekrut pemain muda bernama Luis Almeida Da Cunha. Gayung bersambut, Sporting menerima tawaran itu, Nani kemudian dijual, padahal karirnya di Jose Alvelade masih seumur jagung, 2 setengah tahun. Tujuh tahun di Old Trafford, Nani sempat kembali ke klub lamanya dengan status sebagai pemain pinjaman, sebelum akhirnya pindah permanen ke Valencia.

Cristiano Ronaldo (LW)

Andai saja Sporting menyadari akan seperti apa Cristiano Ronaldo di masa yang akan datang, mungkin mereka akan meminta mahar lebih dari 12.24 juta pounds saat Man United mengajukan penawaran di tahun 2003. Saat jadi debutan di Sporting, Ronaldo hanya bermain di tim utama selama satu musim, dengan tiga gol dari 25 partai liga. Keputusannya yang kemudian pindah ke Manchester United sontak mengubah karirnya. Cristiano Ronaldo menjelma jadi salah satu pemain terbaik abad ini, bersama dengan Lionel Messi.

Islam Slimani (CF)

Di musim terakhirnya bersama Sporting CP, Islam Slimani mengemas 27 gol sebelum akhirnya menerima pinangan Leicester City di musim panas lalu (28 juta pounds). Di Leicester, Slimani sudah mengoleksi 9 gol dan 4 assist dari total 35 kali pertandingan.

Masih ada beberapa nama lainnya seperti Ricardo Quaresma, Joao Carlos Teixeira, atau Silvestre Varela…

 

via givemesport

UP Watch
Click to comment

Leave a Reply

Terpopuler

To Top