Suara Fans

Mereka Yang Mungkin Dibuang Jose Mourinho

Mourinho-man-united-pemain-dibuang

Bisa dipastikan, di musim 2016-17 nanti, semua mata akan tertuju pada Manchester United. Banyak yang memprediksi, raksasa Inggris yang sempat dibius selama tiga musim oleh dua manajer inkompeten dan satu chief executive yang sama tidak kompetennya itu akan bangkit kembali. Hal ini terbukti dengan pergerakan transfer musim panas Ed Woodward, sang chief executive yang sepertinya sudah mengkhatamkan buku panduan spesial: ‘How To be a good Chief Executive’ yang ditulis khusus oleh David Gill untuknya. Jose Mourinho diboyong; Ibrahimovic, manusia yang memproklamirkan dirinya sebagai dewa itu juga diboyong cuma-cuma, tapi dengan gaji selangit; Eric Bailly, bek yang namanya sejajar dengan tiga defender top La Liga musim lalu, serta Henrikh Mkhitaryan, pemain serba bisa yang musim lalu didaulat sebagai yang terbaik di Bundesliga juga berhasil direkrut oleh Ed. Teranyar, kembalinya si bocah hilang, Paul Labile Pogba, semakin menambah kesan sangar Manchester United di musim depan.

Masuknya empat pemain tak ayal membuat persaingan di tim utama semakin panas. Mereka yang tidak masuk dalam skema permainan sudah pasti akan dibuang oleh pria Setubal. Berikut ini perkiraan saya tentang mereka yang kemungkinan besar akan jadi korban tangan dingin Jose Mourinho. Dan jangan harap ada nama Marouanne Fellaini di daftar pemain yang akan dicampakkan Mourinho. Camkan ini baik baik: Fellaini adalah kartu as bagi Jose Mourinho. Musim 2016-17, ia akan memegang peran yang vital di lini tengah United, bersama dengan Paul Pogba dan Morgan Schneiderlin.

Bastian Schweinsteiger

Kehadiran Paul Pogba akan mengurangi jatah bermain eks kapten Timnas Jerman. Lagipula, masa-masa kejayaan Schweini sebenarnya sudah lewat. Kondisi fisik dan faktor usia tak bisa diabaikan begitu saja. Jika ada satu alasan kuat kenapa Schweinsteiger masih tetap bertahan di Old Trafford, semua itu karena jiwa kepemimpinannya. Tapi, apalah arti jiwa kepemimpinan seorang pria Jerman jika di dalam ruang ganti sudah ada Zlatan?

Adnan Januzaj

Musim 2013-14 adalah momen yang indah bagi Adnan Januzaj. Bagaimana tidak, ia begitu dipercaya oleh David Moyes, mendapat porsi bermain yang cukup banyak. Sayang, karirnya merosot tajam seiring dengan dipecatnya Moyes. Bukannya tampil impresif saat dipinjamkan ke Dortmund, karir Januzaj malah mandek. Gemilangnya Jesse Lingard musim lalu praktis membuatnya hanya akan menjadi pilihan kesekian Mourinho.

Daley Blind

Menempatkan Daley Blind dalam bagian rencana Mourinho sebenarnya adalah sebuah dilema. Pemain yang direkrut oleh Van Gaal ini sebenarnya tidak termasuk dalam kategori pemain yang disukai Mourinho. Memang, Blind itu pemain dengan versatilitas yang cukup tinggi, bisa ditempatkan di manapun. Tapi bagi Mou, keunggulan Blind tersebut adalah sebuah kelemahan. Coba renungkan pernyataannya akhir bulan lalu berikut ini:

“Saya adalah tipikal manajer yang senang dengan pemain yang memiliki spesialis, dan tidak terlalu menyukai mereka yang multi-fungsional.”

Akan tetapi, mengingat fakta bahwa Chris Smalling dan Phil Jones masih cedera, tidak ada opsi yang lain selain mempertahankan Daley Blind. Yah, setidaknya hingga kedua bek sentral United kembali fit, atau Mourinho memboyong Raphael Varane, misalnya.

Marcos Rojo

Marcos Rojo adalah salah satu bukti konkrit bahwa Edward Woodward dan Louis van Gaal adalah perpaduan yang sangat buruk untuk sebuah tim. Entah tipu daya macam apa yang diberikan Van Gaal kepada Ed hingga ia rela mengeluarkan uang 16 juta pounds untuk pemain yang kualitasnya biasa saja dan hanya bermain bagus di Piala Dunia. Dengan pulihnya Luke Shaw dari cedera, akan sulit bagi Rojo menjadi pemain inti United.

Juan Mata

Jose Mourinho adalah manajer yang mencampakkan Juan Mata dari Chelsea dan melepasnya ke Manchester United. Jose Mourinho jugalah yang tega mempermalukan Mata di ajang Community Shield dengan menggantinya di menit akhir pertandingan, padahal statusnya pada saat itu adalah pemain pengganti. Akan banyak caci maki yang keluar dari mulut fans United jika Mourinho mencampakkan Mata untuk yang kedua kalinya. Dan yakinlah, probabilitas dicampakkannya Mata sangatlah tinggi. Mkhitaryan yang fisiknya jauh lebih mumpuni tentu akan menjadi pilihan utama Mourinho nantinya.

Ashley Young

Satu-satunya jalan terbaik bagi Young jika ingin bertahan di United adalah dengan menjadi pelapis Luke Shaw.

Satu lagi nama yang sebenarnya saya harapkan dicampakkan oleh Mourinho adalah Wayne Rooney. Serius. Mengikuti jejak Graziano Pelle ke Tiongkok adalah opsi terbaik baginya. Tak ada lagi yang butuh sosok Wayne karena sudah ada Dewa yang akan mengayomi para pemain Man United.

 

UP Watch

Terpopuler

To Top