Transfer Corner

Pilih Mana, Fabinho? Manchester United atau PSG?

Fabinho

Salah satu sektor lemah yang perlu dibenahi Manchester United adalah pada dua sisi sayap area pertahanan. Di sisi kanan, Antonio Valencia tak lagi muda. Jose Mourinho juga tak bisa berharap banyak pada pemain pelapis. Di sisi kiri pun hampir sama: Ashley Young tak bisa mengelabui umur dengan menyertakan nama ‘Young’ pada namanya. Jika dibandingkan dengan sektor kanan, pertahanan sebelah kiri United sebenarnya agak sedikit mumpuni. Ada Marcos Rojo yang bisa mengisi pos tersebut. Juga Daley Blind serta Luke Shaw. Namun, ketiganya gagal memenuhi ekspektasi. Khusus bagi Luke Shaw, karir pemain muda Inggris di Man United sepertinya benar-benar telah berakhir, dan klub akan melepasnya di jendela transfer musim panas nanti. Dengan kondisi minim stok pemain itulah, Jose Mourinho bersiap menggelontorkan dana demi mendatangkan pemain bertipe wing atau full back. Beberapa nama santer diberitakan, dan di antara nama-nama itu, Nama Fabinho lah yang paling mencuat ke permukaan. Pemain yang saat ini bermain untuk AS Monaco dibanderol sekitar 45 juta pounds.

Membajak Fabinho dari Monaco bukan hal yang mudah. Ini karena raksasa Prancis lainnya, PSG siap bersaing dengan United. Meski demikian, saat dikonfirmasi terkait rumor itu, pemain berusia 24 tahun mengatakan tak ada satupun dari Man United atau PSG yang mengajukan penawaran resmi. Lagipula, yang terpenting bagi Fabinho adalah bagaimana mengakhiri musim dengan baik bersama Monaco.

Fabinho

“Sejujurnya, tidak ada tim yang pernah menghubungi saya. Dan saya juga tidak peduli dengan hal seperti itu.”

“Saya hanya fokus dan konsentrasi menutup musim dengan bagus di Monaco, dan setelah itu, saat waktunya tepat, saya akan bertemu dengan klub dan mendengarkan penawaran mereka.”

Nama pemain asal Brazil ini sudah lama diisukan pindah ke United, tepatnya sejak musim 2016/17 lalu ketika ia tampil cemerlang dengan mengemas 10 gol, empat assists, dan membantu Monaco menjuarai Ligue 1 serta membawa klub Prancis itu ke partai semifinal UEFA Champions League.

Pada partai final Coupe de La Ligue (semacam FA Cup nya Prancis) baru-baru ini, Fabinho menjadi bagian skuat AS Monaco yang takluk dengan skor telak 3-0 atas Paris Saint-Germain. Diakui oleh sang pemain, ia frustasi dengan pertandingan tersebut, terlebih karena mereka harus kalah atas klub rival untuk yang kesekian kalinya.

“Ketika anda kebobolan di menit-menit awal pertandingan, maka hal itu akan membuat segalanya menjadi sangat sulit. Apalagi, PSG adalah tim yang hebat.”

“Kami sudah mencoba memberi tekanan pada mereka, tapi mereka mengatasinya dengan sangat baik. Ini adalah tahun yang berbeda, tapi kami tetap tak bisa mengalahkan mereka.”

“Kami akan terus melangkah dan memastikan tempat kedua di liga demi tiket di Champions League.”

Click to comment

Leave a Reply

Terpopuler

To Top