About Us

OffsideID dibentuk pada tanggal 17 Desember 2015 oleh empat orang yang cukup gila karena otaknya lebih banyak dijejali dengan berita sepakbola ketimbang aspek-aspek lainnya yang jauh lebih penting. Jika anda bertanya tentang pemilihan namanya, semuanya mengakar dari definisi Offside itu sendiri. Dalam dunia sepakbola, offside adalah posisi di mana seorang pemain tidak diperbolehkan berada dalam posisi pasif dalam area lapangan lawan saat dalam posisi menyerang. Dengan kata lain, Offside adalah istilah di mana seorang pemain harus dihentikan oleh wasit karena mendahului pemain pemain terakhir yang berdiri di dekat penjaga gawang. Nah, kami menganggap ada banyak masyarakat Indonesia di luar sana yang gila dengan sepakbola, namun pendapat dan opininya masih terbelenggu dan terjebak offside dalam otak mereka. OffsideID akhirnya memutuskan hadir untuk mewadahi penggiat sepakbola, agar bisa menyalurkan opini dan ide-ide kreatif mereka, tanpa harus menggunakan bahasa formal ala ala mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi.

Selain sebagai wadah untuk fans sepakbola, OffsideID juga menyuguhkan fans dengan berita yang dikemas dengan bahasa yang tidak kaku, dan kalau bisa, anti-mainstream. Tujuannya, supaya ada media alternatif bagi mereka tentang sepakbola internasional. Oh, dan jika ada di antara kalian yang bertanya mengapa OffsideID fokus ke sepakbola internasional saja dan mengabaikan sepakbola nasional, karena kami sendiri sudah kehilangan hasrat untuk sepakbola nasional. Tapi, OffsideID akan sangat mengapresiasi mereka yang ingin berbagi pengalaman ataupun artikel tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan persepakbolaan nasional.

Satu hal yang kami hindari dari OffsideID adalah adanya Clickbait. Di OffsideID, kami berusaha menghindari judul yang bersifat Clickbait. Kami ingin menggiatkan niat baca masyarakat Indonesia dan memberikan informasi yang edukatif, tanpa harus melakukan clickbait pada judul. Ada banyak artikel sepakbola yang memanfaatkan clickbait yang mengundang hasrat pembaca untuk mengkliknya, tapi mereka yang membaca itu kemudian putus asa dan frustasi. Seperti misalnya beberapa waktu lalu, saat salah satu media sepakbola dan ternama di Indonesia meng-clickbait artikel tentang Riyad Mahrez yang disunat. Ini adalah clickbait paling bangsat yang pernah saya lihat. Kan kurang ajar. Untuk itulah, kami ingin agar media sepakbola Indonesia terhindar dari clickbait yang asu. Sekian.

To Top