Berita

Comeback Sempurna Manchester United

manchester-united-psg-dramatis

Sebelum leg kedua di Paris, tak ada satupun fans sepakbola yang percaya Manchester United akan lolos ke fase berikutnya. Lah gimana, wong di kandang sendiri aja mereka kalah kok. 2 gol tanpa balas lagi. Kalau pun memang ada yang percaya Man United bisa menang di kandang PSG dan lolos, toh itu adalah fans mereka sendiri. 

Belum lagi fakta bahwa 10 pemain inti United yang dicatat melalui webet mobile harus absen karena cedera memaksa Ole Gunnar Solskjaer memaksimalkan skuat yang ada, termasuk mengandalkan pemain jebolan akademi yang wajahnya masih kinyis-kinyis. Lengkap sudah atribut yang akan membuat United tersingkir. Tak ada lagi magis Ole. Begitu opini mereka.

Sepakbola, terlepas dari status tim yang bermain, semenjana atau tidak, tak ada yang bisa memprediksi hasilnya. Malam di Paris pun seperti itu. Setan Merah yang turun dengan skuat seadanya justru membalikkan prediksi tersebut dengan membungkam tuan rumah, menjebol gawang Gianluigi Buffon sebanyak tiga kali, dan lolos ke fase berikutnya dengan keunggulan gol tandang yang lebih banyak.

Pertandingan baru berjalan dua menit, Romelu Lukaku membuka asa bagi United saat ia berhasil memanfaatkan kesalahan umpan yang dilakukan oleh pemain belakang PSG. Sepuluh menit berselang, tuan rumah menyamakan kedudukan lewat gol Juan Bernat, memanfaatkan umpan tarik dari sisi kiri barisan belakang United.

Setelah gol itu PSG begitu mendominasi. Eric Bailly menjadi liabilitas di sisi kanan tim tamu. Man United beruntung memiliki Victor Lindelof sebagai palang pintu pertahanan. Pemain bertahan yang kualitasnya sempat diragukan musim lalu karena jarang dimainkan oleh Jose Mourinho, kembali tampil impresif di laga kontra PSG. 

Lima belas menit sebelum babak pertama berakhir, Lukaku kembali menghadirkan mimpi buruk bagi fans PSG. Kesalahan fatal Gianluigi Buffon saat mengantisipasi tendangan percobaan dari Marcus Rashford disambar begitu saja oleh striker Belgia, 2-1 untuk United.

Seusai turun minum, Solskjaer melakukan beberapa pergantian. Bailly yang under-perform di sisi kanan ditarik keluar dan digantikan oleh Diego Dalot. Masuknya Dalot cukup meningkatkan intensitas serangan Man United dari sisi kanan. Berkat Dalot juga lah sehingga wasit menghadiahi penalti untuk United di menit akhir pertandingan, yang sukses dikonversi oleh Rashford. 

Untuk yang kesekian kalinya, Manchester United melakukan comeback yang sempurna. Tak hanya memastikan diri lolos ke babak berikutnya, malam di Paris sekaligus menjadi bukti sahih bahwa Ole Gunnar Solskjaer adalah orang yang tepat untuk Red Devils. Tak hanya jenius dalam meracik strategi, pria Norwegia juga konsisten melanjutkan tradisi klub dalam mengorbitkan pemain jebolan akademi. Setelah James Garner dan Tahith Chong, Ole kembali mengorbitkan Mason Greenwood untuk bermain di tim utama. 

Sementara bagi PSG, tidak ada yang lebih menyedihkan dari menyaksikan Buffon yang lagi-lagi harus menerima kutukan Champions League.

Ah, Gigi….

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Terpopuler

To Top